Minggu, 15 April 2018

Cross The Limit Menuntut Syekh Ibrahim Zakzaky Dibebaskan!

Puluhan aktivis Mahasiswa Islam Jakarta dan Cross The Limit kembali teriakkan kebebasan Syekh Ibrahim Zakzaky, pemimpin Islamic Movement Nigeria, Minggu 15 April 2018 di Bunderan HI Jakarta.

Aksi ini menandai solidaritas Nigeria atas 100 hari protes yang dilakukan oleh pengikut Islamic Moveemenr menuntuk kebebasab Syeih Zakzaky. Mujtahid Hashem salah satu aktivis Cross The Limit, menambahkan, "Kami telah mendatangani Kedubes Nigeria di Jakarta meminta izin mengunjungi Syekh Zakzaky di Nigeria, dan alhamdulillah mendapat respon positif dan berjanji untuk membantu. Namun kenyataannya apa yang dijanjikan Dubes Nigeria tidak ada realitasnya sama sekali. Dubes Nigeria bohong!' tegasnya. 

"Kami juga meminta kepada kita semua mengirim surat elektronik kepada Secretary General African Union untuk melakukan investigasi dan tekanan kepada pemerintah Nigeria untuk membebaskan Syekh Ibrahim Zakzaky. Contoh surat tersebut bisa dilihat website dan sosial media kami. Paling tidak tunjukkan solidaritas kita," tegas Mujtahid Hashem.
Gunawan dari Aliansi Mahasiswa Islam Jakarta menjelaskan penahanan Syekh Zakzaky adalah illegal karena pengadilan Tinggi Nigeria telah meminta pemerintah membebaskan Syekh Ibrahim Zakzaky. Bagaimana mungkin di tahan, Syekh Zaksaky, Istri dan anak-anaknya menjadi korban militer Nigeria, tapi korban juga terus mendapatkan penahanan di barak militer. 

Kami meminta PBB dan Uni Afrika melakukan investigasi karena bukan hanya Seyekh Zakzaki dankelurag namun kurang lebih 1000 orang meninggal dibuuh militer Nigeria dan sampai sekarang tidak tahu di mana kuburannya. Apa yang dilakukan oleh militer Nigeria adalah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa.

Sementara itu, Zaid, akvitis HMI Jakarta Selatan dalam orasinya, "Kebiadaban militer Nigeria mendorong   protest internasional untuk kebebasannya. Kita sebagai bangsa yang besar tentunya memotret kasus di Nigeria sebagai pelanggaran berat atas HAM dan nilai-nilai kemanusiaan".

Demontrasi ini dilakukan menandai 100 hari protest rakyat Nigeria untuk pembebasan Syekh Ibrahim Zakzaky dan karena kondisinya yang kritis, pemerintah Nigeria untuk memberikan izin berobat di luar negeri. Pendukung Syekh Zakzaky marah karena pembiaran Syekh Zakzaky yang sakit akibat brutalitas militer Nigeria adalah bagian dari cara membunuh Syekh Zakzaky pelan-pelan. Inilah kejahatan Buhairi, presiden Nigeria. 

Syekh Ibrahim Zakzaky Adalah ulama yang sangat populer di Nigeria. Pemimpin Islamic Movement Nigeria ini ditembak dan disiksa bersama istrinya sehingga salah satu mata dan satu lengannya tidak berfungsi lagi. Gerakan Islam Nigeria adalah gerakan massa yang sangat populer dengan jutaan pengikut di seluruh Nigeria. 

Islamic Movement Nigeria adalah gerakan penegakan keadilan yang didukung oleh komunitas Suni, Syiah juga memiliki hubungan baik dengan umat Kristiani di Nigeria. Gerakan Islam Nigeria menentang terorisme dan melakukan kampanye dengan keras melawan orang-orang seperti Boko Haram, serta tetap bersikap kritis terhadap pemerintah.
Load disqus comments

0 komentar